TUr8GfW6Tfd5Gpd9GfG6GpG9TY==
Sabda Guru
Update

Wajib Diketahui! Tips Sukses Persiapan Sebelum Mendaftar STAN

Ukuran huruf
Print 0

persiapan masuk STAN siswa SMA yang belajar di ruang kelas

Persiapan sebelum daftar STAN adalah langkah penting bagi para siswa SMA yang ingin memasuki Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). STAN, yang merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi pemerintah, menawarkan peluang untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) setelah lulus. Proses seleksi masuk STAN terbilang ketat dan melibatkan beberapa tahapan, mulai dari administrasi hingga wawancara. Dengan begitu, calon peserta harus mempersiapkan diri secara matang agar bisa bersaing dengan ribuan pelamar lainnya.

Selain itu, STAN memiliki berbagai jalur penerimaan, seperti jalur reguler, afirmasi, dan pembibitan. Setiap jalur memiliki persyaratan dan mekanisme yang berbeda. Misalnya, jalur afirmasi ditujukan bagi siswa dari wilayah tertentu yang ingin diberi kesempatan lebih besar untuk masuk STAN. Sementara itu, jalur pembibitan menggandeng pemerintah daerah untuk menciptakan tenaga akuntansi profesional yang berasal dari wilayah tersebut.

Bagi siswa yang ingin mendaftar STAN, penting untuk memahami seluruh proses dan persyaratan yang ada. Mulai dari nilai ujian nasional hingga kondisi kesehatan dan kebugaran fisik. Selain itu, persiapan jangka panjang juga diperlukan, seperti mengikuti bimbingan belajar atau latihan soal. Dengan persiapan yang baik, peluang untuk lolos seleksi STAN akan semakin besar.

Apa Itu STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)?

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) adalah lembaga pendidikan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Didirikan pada tahun 1956, STAN bertujuan untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dalam bidang akuntansi. Lembaga ini menawarkan program studi Sarjana Akuntansi serta program pascasarjana seperti Magister Akuntansi dan Doktor Akuntansi.

Salah satu ciri khas STAN adalah bahwa lulusannya akan langsung diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Kementerian Keuangan, lembaga pemerintah lainnya, atau pemerintah daerah. Hal ini membuat STAN menjadi salah satu tujuan utama bagi siswa SMA yang ingin mendapatkan pekerjaan stabil dan jenjang karier yang jelas.

Selain program sarjana, STAN juga menawarkan program diploma empat (D4) yang fokus pada bidang akuntansi sektor publik, manajemen keuangan negara, dan manajemen aset publik. Program-program ini dirancang agar lulusannya siap bekerja di instansi pemerintah dengan kemampuan akuntansi yang kuat.

Kurikulum STAN telah diakui secara internasional dan memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (LAN). Dengan demikian, lulusan STAN tidak hanya memiliki pengetahuan akuntansi yang memadai, tetapi juga keterampilan yang sesuai dengan standar dunia kerja.

Tahapan Seleksi SPMB STAN

Untuk bisa masuk ke STAN, calon peserta harus melewati empat tahapan seleksi. Setiap tahapan memiliki tantangan tersendiri, sehingga persiapan yang matang sangat diperlukan. Berikut ini adalah rincian dari empat tahapan seleksi SPMB STAN:

  1. Seleksi Administrasi
    Tahapan pertama adalah seleksi administrasi, yaitu pemeriksaan kelengkapan dokumen pendaftaran. Calon peserta harus memastikan bahwa semua berkas yang dibutuhkan sudah lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  2. Seleksi Kompetensi Dasar
    Tahapan kedua melibatkan tes kompetensi dasar yang terdiri dari tiga bagian, yaitu Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Wawancara Kebangsaan (TWK). Tes ini dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan bertujuan untuk menguji kemampuan dasar calon peserta.

  3. Seleksi I: Tes Kesehatan, Kebugaran, dan Psikologi
    Tahapan ketiga melibatkan tes kesehatan, kebugaran, dan psikologi. Tes ini digunakan untuk memastikan bahwa calon peserta memiliki kondisi fisik dan mental yang baik.

  4. Seleksi II: Wawancara
    Tahapan terakhir adalah wawancara, yang bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan komunikasi dan pemahaman calon peserta tentang STAN serta minatnya dalam menjalani pendidikan di lembaga ini.

Setiap tahapan seleksi memiliki bobot dan kriteria penilaian yang berbeda. Oleh karena itu, calon peserta harus mempersiapkan diri dengan baik agar dapat melewati semua tahapan dengan sukses.

Jalur Penerimaan SPMB STAN

SPMB STAN memiliki beberapa jalur penerimaan yang bisa dipilih oleh calon peserta. Setiap jalur memiliki syarat dan mekanisme yang berbeda. Berikut ini adalah tiga jalur penerimaan utama SPMB STAN:

  1. Jalur Reguler
    Jalur reguler adalah jalur penerimaan yang terbuka bagi seluruh lulusan SMA/sederajat di Indonesia. Tujuan dari jalur ini adalah untuk mengisi formasi kebutuhan pegawai di Kementerian Keuangan, Kementerian/Lembaga lainnya, dan Pemerintah Daerah.

  2. Jalur Afirmasi
    Jalur afirmasi ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat yang berasal dari wilayah tertentu, seperti Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan wilayah-wilayah lainnya. Mahasiswa yang diterima melalui jalur ini akan ditempatkan di wilayah afirmasi tersebut.

  3. Jalur Pembibitan
    Jalur pembibitan adalah jalur penerimaan yang bekerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Jember, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kota Cirebon. Mahasiswa yang diterima akan ditempatkan di instansi pemerintahan di daerah asalnya.

Setiap jalur memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda. Oleh karena itu, calon peserta harus memahami dengan jelas jalur mana yang cocok untuk mereka.

Persiapan Sebelum Daftar STAN: Syarat dan Cara Daftar

Sebelum mendaftar STAN, calon peserta harus memenuhi beberapa syarat yang telah ditentukan. Syarat-syarat ini mencakup persyaratan umum dan khusus, tergantung pada jalur penerimaan yang dipilih.

Persyaratan Umum SPMB STAN

  • Calon peserta harus telah menyelesaikan pendidikan tingkat SMA atau sederajat dalam tiga tahun terakhir di bawah pengawasan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau Kementerian Agama.
  • Nilai rata-rata minimal 70 untuk jalur reguler dan afirmasi kewilayahan, serta minimal 75 untuk jalur pembibitan.
  • Usia pendaftar harus minimal 14 tahun dan maksimal 21 tahun pada tanggal 1 September 2023.
  • Peserta harus dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, serta tidak tergantung pada narkoba.
  • Untuk pria, tidak boleh memiliki tato atau bekas tato, serta tidak boleh memiliki tindik atau bekas tindik pada telinga atau anggota badan lainnya, kecuali sesuai dengan ketentuan agama atau adat.
  • Bagi wanita, tidak boleh memiliki tato atau bekas tato, dan tidak boleh ditindik atau bekas tindik pada anggota badan lainnya, kecuali satu pasang di telinga kiri dan kanan.
  • Peserta belum pernah menikah dan harus bersedia untuk tidak menikah selama menjalani pendidikan.
  • Peserta tidak boleh pernah dinyatakan lulus dalam pengumuman kelulusan SPMB PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya.
  • Diperlukan nilai SNBT/UTBK tahun 2023 untuk jalur reguler dan afirmasi, dengan syarat tertentu.

Persyaratan Khusus SPMB STAN Jalur Afirmasi dan Pembibitan

  • Jalur Afirmasi Kewilayahan:
  • Peserta ADEM Papua dan Papua Barat harus menyertakan surat keterangan dari SMA atau sederajat yang menyatakan keanggotaannya sebagai peserta ADEM Provinsi Papua dan Papua Barat.
  • Harus memiliki ayah atau ibu kandung yang lahir di Kota/Kabupaten afirmasi yang dipilih, dengan bukti berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ayah atau ibu kandung peserta.
  • Peserta Afirmasi non-ADEM harus telah menyelesaikan pendidikan di SD, SMP, dan SMA di Kota/Kabupaten afirmasi yang dipilih.
  • Harus memiliki ayah atau ibu kandung yang lahir di Kota/Kabupaten afirmasi yang dipilih, dengan bukti berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ayah atau ibu kandung peserta.

  • Jalur Pembibitan:

  • Peserta harus berdomisili di kota/kabupaten pembibitan yang dipilih, dan hal ini dapat dibuktikan melalui KTP/Kartu Keluarga.
  • Harus memiliki ayah atau ibu kandung yang lahir di Kota/Kabupaten yang menjalankan kerja sama pembibitan yang dipilih, dengan bukti berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ayah atau ibu kandung peserta.

Cara Daftar STAN

Proses pendaftaran STAN dilakukan melalui portal resmi PKN STAN. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka laman https://dikdin.bkn.go.id.
  2. Gunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) untuk membuat akun.
  3. Setelah berhasil membuat akun, cetak Kartu Informasi Akun dari laman tersebut.
  4. Login ke SSCASN Sekolah Kedinasan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.
  5. Pilih Sekolah Kedinasan PKN STAN.
  6. Pilih jalur reguler, afirmasi kewilayahan, atau pembibitan sesuai preferensi Anda.
  7. Lengkapi data diri yang diminta dalam formulir pendaftaran.
  8. Setelah selesai, cetak Kartu Pendaftaran.
  9. Logout dari portal https://dikdin.bkn.go.id dan lanjutkan proses berikutnya di portal https://spmb.pknstan.ac.id.
  10. Isi formulir pendaftaran online (e-registration) di portal SPMB STAN menggunakan username dan password yang sama dengan akun SSCASN Sekolah Kedinasan.
  11. Isi data pilihan program studi sesuai keinginan Anda.
  12. Lengkapi data tambahan pada formulir pendaftaran online.
  13. Kunci atau simpan data yang telah diisi.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, calon peserta akan berhasil membuat akun di SSCASN Sekolah Kedinasan, mendaftar ke PKN STAN, dan mengisi formulir pendaftaran online di portal SPMB STAN. Pastikan untuk menyimpan informasi login dengan baik untuk proses selanjutnya.

Tips Sukses Persiapan Sebelum Daftar STAN

Persiapan sebelum daftar STAN membutuhkan strategi yang tepat. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda ikuti:

  • Pelajari Materi Ujian
    Persiapkan diri dengan mempelajari materi ujian yang akan diujikan, seperti TKP, TIU, dan TWK. Latih kemampuan Anda dengan soal-soal ujian sebelumnya.

  • Ikuti Bimbel atau Les Privat
    Mengikuti bimbel atau les privat bisa membantu Anda memperkuat pemahaman terhadap materi ujian. Bimbel juga bisa memberikan strategi belajar yang efektif.

  • Latih Kemampuan Bahasa Inggris dan Matematika
    Karena ujian SPMB STAN melibatkan tes literasi bahasa Inggris dan penalaran matematika, pastikan Anda memiliki kemampuan yang cukup dalam kedua bidang ini.

  • Perhatikan Kesehatan dan Kebugaran
    Persiapan fisik juga penting, terutama untuk tahapan seleksi I yang melibatkan tes kesehatan dan kebugaran. Lakukan olahraga rutin dan jaga pola hidup sehat.

  • Siapkan Dokumen Secara Cepat dan Lengkap
    Pastikan semua dokumen yang dibutuhkan sudah disiapkan sejak awal. Jangan sampai terlambat atau tidak lengkap karena bisa menghambat proses pendaftaran.

  • Jaga Mental dan Emosi
    Persiapan sebelum daftar STAN bisa sangat menegangkan. Jaga pikiran Anda agar tetap tenang dan percaya diri.

Dengan persiapan yang matang, peluang untuk lolos seleksi SPMB STAN akan semakin besar. Jangan ragu untuk memanfaatkan bimbel atau kursus persiapan yang tersedia. Dengan dukungan yang tepat, Anda bisa meraih impian untuk masuk STAN dan menjadi pegawai negeri sipil yang sukses.

Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin