![]() |
| Pembelajaran fisika di SMAN 3 Kasongan. (Foto: Dok/Ist). |
Sabdaguru, atingan – Pembelajaran fisika di SMAN 3 Kasongan menghadirkan pengalaman berbeda melalui inovasi pembelajaran berbasis proyek yang mengangkat kearifan lokal dan teknologi sederhana. Guru Fisika, Rendi Indiwara, mengembangkan proyek pembuatan kapal otok-otok sebagai media pembelajaran mendalam untuk membantu peserta didik memahami konsep termodinamika secara lebih nyata, kontekstual, dan menyenangkan.
Kegiatan proyek ini dilaksanakan bersama peserta didik kelas XI SMAN 3 Kasongan pada bulan Juli 2026. Melalui pendekatan pembelajaran mendalam, peserta didik tidak hanya mempelajari konsep fisika secara teoritis, tetapi juga menghubungkannya dengan fenomena yang dapat diamati langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam proyek pembuatan kapal otok-otok, peserta didik diajak untuk mengeksplorasi bagaimana energi panas dapat berubah menjadi energi mekanik sehingga mampu menghasilkan gerakan pada kapal. Proses pembelajaran mencakup tahap perencanaan, pembuatan desain, perakitan komponen kapal, pengujian, hingga refleksi terhadap prinsip-prinsip fisika yang bekerja pada alat tersebut.
![]() |
| Para Siswa-siswi SMAN 3 Kasongan. (Foto: Dok/Ist). |
“Melalui proyek ini, peserta didik dapat melihat langsung bagaimana konsep termodinamika bekerja. Mereka tidak hanya menghafal teori, tetapi mengalami sendiri proses perubahan energi yang terjadi pada kapal otok-otok,” ujar Rendi.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari peserta didik. Mereka mengungkapkan bahwa pembelajaran berbasis proyek membuat konsep termodinamika menjadi lebih mudah dipahami karena dapat diamati melalui praktik langsung. Peserta didik merasa lebih tertarik mengikuti pembelajaran karena mereka dapat membuat, mencoba, dan menganalisis hasil karya mereka sendiri.
Salah satu peserta didik menyampaikan bahwa sebelumnya konsep termodinamika terasa cukup abstrak, tetapi melalui pembuatan kapal otok-otok mereka menjadi lebih memahami hubungan antara panas, tekanan, dan gerak.
Inovasi pembelajaran yang dilakukan di SMAN 3 Kasongan ini menjadi salah satu contoh penerapan pembelajaran mendalam yang mendorong kreativitas, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemahaman konsep secara utuh. Melalui pendekatan berbasis proyek, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman belajar yang relevan dengan kehidupan nyata.
Dengan menghadirkan kapal otok-otok ke ruang kelas, pembelajaran fisika di SMAN 3 Kasongan membuktikan bahwa inovasi sederhana dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menggembirakan bagi peserta didik.

