TUr8GfW6Tfd5Gpd9GfG6GpG9TY==
Sabda Guru
Update

Oncom Terbuat Dari Apa dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Ukuran huruf
Print 0

Oncom khas Sunda dengan bahan dasar tahu putih dan bumbu rempah
Oncom adalah makanan tradisional khas Indonesia yang terkenal dengan rasa gurih dan tekstur lembut. Biasanya, oncom dibuat dari tahu putih yang dihancurkan dan dicampur dengan berbagai bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya. Proses pembuatan oncom melibatkan fermentasi alami yang memberikan aroma khas dan rasa yang kaya akan protein serta nutrisi. Meskipun sering dikonsumsi sebagai camilan atau pelengkap makanan, oncom juga memiliki manfaat kesehatan yang tidak boleh diabaikan. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang bahan-bahan utama yang digunakan dalam pembuatan oncom serta manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

Oncom merupakan salah satu makanan olahan yang populer di Jawa Barat, khususnya daerah Bandung dan sekitarnya. Kehadirannya sering ditemukan di pasar tradisional atau toko-toko kecil yang menjual produk lokal. Bahan utama oncom adalah tahu putih, yang kaya akan protein nabati dan mineral seperti kalsium dan besi. Tahu putih dipilih karena teksturnya yang lembut dan mudah dicampur dengan bumbu-bumbu yang mengandung senyawa aktif seperti flavonoid dan asam amino. Proses fermentasi yang dilakukan pada oncom tidak hanya meningkatkan rasa tetapi juga memperkaya kandungan nutrisi, termasuk vitamin B12 dan probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.

Selain itu, oncom juga mengandung kandungan serat yang cukup tinggi, yang dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat dalam oncom berasal dari bahan-bahan alami yang digunakan, seperti bawang merah dan bawang putih, yang juga memiliki sifat antioksidan. Antioksidan ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga menurunkan risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Selain itu, kandungan protein dalam oncom bisa menjadi alternatif sumber protein hewani yang lebih rendah lemak dan kolesterol. Hal ini membuat oncom menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan tanpa harus mengonsumsi daging.

Bahan-Bahan Utama Pembuatan Oncom

Oncom terdiri dari beberapa bahan utama yang saling melengkapi untuk menciptakan rasa dan tekstur yang khas. Bahan utama pertama adalah tahu putih, yang biasanya dipilih karena teksturnya yang lembut dan mudah diolah. Tahu putih juga memiliki kadar air yang cukup tinggi, sehingga memudahkan proses pengadukan dan penambahan bumbu. Tahu putih biasanya dihancurkan menggunakan alat seperti blender atau parutan kayu agar menjadi halus dan mudah dicampur dengan bumbu.

Selanjutnya, bumbu-bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya seperti ketumbar, jinten, dan lada juga sangat penting dalam pembuatan oncom. Cabai memberikan rasa pedas yang khas, sedangkan bawang merah dan bawang putih memberikan aroma yang kuat dan rasa gurih. Rempah-rempah seperti ketumbar dan jinten digunakan untuk menambah aroma dan rasa yang lebih kompleks. Lada biasanya ditambahkan untuk meningkatkan rasa pedas dan menghidupkan rasa secara keseluruhan.

Bahan lain yang sering digunakan dalam pembuatan oncom adalah tepung sagu atau tepung kanji. Tepung ini bertujuan untuk memperkuat tekstur oncom dan membuatnya lebih padat. Selain itu, tepung sagu juga membantu dalam proses fermentasi dengan menyediakan substrat yang cocok untuk bakteri alami yang terlibat dalam proses tersebut. Beberapa resep oncom juga mungkin menggunakan telur ayam atau telur bebek sebagai bahan tambahan, terutama jika ingin menambahkan rasa kaya dan kandungan protein yang lebih tinggi.

Proses Pembuatan Oncom

Proses pembuatan oncom dimulai dengan persiapan bahan-bahan utama seperti tahu putih, bumbu, dan tepung sagu. Tahu putih kemudian dihancurkan hingga menjadi halus, biasanya menggunakan blender atau alat penggiling manual. Setelah itu, bumbu-bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, ketumbar, jinten, dan lada ditambahkan secara bertahap sambil terus diaduk hingga merata. Tepung sagu atau tepung kanji juga ditambahkan untuk menciptakan tekstur yang padat dan kering.

Setelah campuran siap, oncom dibentuk menjadi bulatan kecil atau bentuk lain sesuai keinginan. Proses fermentasi kemudian dimulai dengan meletakkan oncom dalam wadah tertutup dan dibiarkan selama beberapa hari hingga menghasilkan aroma khas dan rasa yang lebih dalam. Fermentasi ini membantu meningkatkan rasa dan memperkaya kandungan nutrisi oncom. Setelah fermentasi selesai, oncom dapat langsung dikonsumsi atau disimpan dalam wadah kedap udara untuk digunakan di masa depan.

Manfaat Kesehatan Oncom

Oncom memiliki berbagai manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari kandungan nutrisinya. Pertama, oncom kaya akan protein nabati yang bermanfaat untuk memperbaiki dan membangun jaringan tubuh. Protein dalam oncom berasal dari tahu putih yang merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Selain itu, oncom juga mengandung kalsium dan besi yang baik untuk kesehatan tulang dan darah. Kalsium membantu menjaga kepadatan tulang, sementara besi berperan dalam produksi hemoglobin yang diperlukan untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Manfaat lain dari oncom adalah kandungan seratnya yang dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat dalam oncom berasal dari bahan-bahan alami seperti bawang merah dan bawang putih yang juga memiliki sifat antioksidan. Antioksidan ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga menurunkan risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Selain itu, kandungan protein dalam oncom bisa menjadi alternatif sumber protein hewani yang lebih rendah lemak dan kolesterol. Hal ini membuat oncom menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan tanpa harus mengonsumsi daging.

Oncom dalam Budaya dan Tradisi Lokal

Oncom bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga memiliki makna budaya dan tradisional di kalangan masyarakat Jawa Barat. Sejak dahulu, oncom sering digunakan sebagai camilan yang disajikan bersama nasi atau sebagai pelengkap hidangan utama. Dalam acara-acara tradisional seperti pernikahan atau upacara adat, oncom sering ditemukan sebagai bagian dari hidangan yang disajikan kepada tamu. Hal ini menunjukkan bahwa oncom tidak hanya memiliki nilai gizi, tetapi juga nilai sosial dan budaya yang penting.

Di samping itu, oncom juga sering digunakan dalam masakan tradisional seperti sayur asem atau semur. Kandungan garam dan bumbu yang kaya membuat oncom menjadi bahan yang cocok untuk menambah rasa dan aroma pada hidangan. Selain itu, oncom juga bisa dijadikan bahan dasar dalam pembuatan saus atau sambal yang khas, seperti sambal oncom yang terkenal dengan rasanya yang gurih dan pedas.

Tips Mengonsumsi Oncom dengan Benar

Meskipun oncom memiliki banyak manfaat kesehatan, penting untuk mengonsumsinya dengan cara yang benar agar tidak menyebabkan efek negatif. Pertama, pastikan oncom yang dikonsumsi sudah matang dan layak makan. Oncom yang belum sempurna dalam proses fermentasi dapat mengandung bakteri berbahaya yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan. Selain itu, hindari mengonsumsi oncom dalam jumlah yang berlebihan, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti hipertensi atau penyakit jantung.

Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya konsumsi oncom dalam porsi yang moderat dan kombinasikan dengan makanan bergizi lainnya. Oncom juga bisa menjadi pilihan camilan sehat jika dikonsumsi dalam bentuk yang segar dan tidak terlalu diasinkan. Jika Anda ingin mengonsumsi oncom sebagai sumber protein, pastikan untuk memilih resep yang menggunakan bahan-bahan alami dan rendah garam.

Kesimpulan

Oncom adalah makanan tradisional Indonesia yang memiliki nilai gizi tinggi dan manfaat kesehatan yang beragam. Dibuat dari tahu putih yang dihancurkan dan dicampur dengan bumbu-bumbu alami, oncom tidak hanya enak tetapi juga kaya akan protein, serat, dan mineral. Proses fermentasi yang dilakukan dalam pembuatan oncom membantu meningkatkan rasa dan memperkaya kandungan nutrisi, termasuk probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan. Selain itu, oncom juga memiliki peran penting dalam budaya dan tradisi lokal, terutama di Jawa Barat. Dengan mengonsumsi oncom dengan benar, Anda dapat memanfaatkan manfaat kesehatannya tanpa menyebabkan efek negatif. Oleh karena itu, oncom tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang patut dilestarikan.

Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin